Temu yang ke-Sekian Kali
Berjumpa lagi. Aku di sini selalu berselimut rindu.
Bagaimana kabarmu? Malam ini akan ku tutup lembar-lembar 2012ku, tak luput juga
dengan orang-orang yang ricuh diluar kamarku. Apa kau tak ingin tahu bagaimana
situasi malam tahun baru di kotaku?
Ah sudahlah, kamu sudah terlalu mengerti malam-malamku.
Kalaupun malam ini akan berbeda, kau tahu pasti aku tengah berbohong padamu.
Dari sini aku kabarkan, bahwa tahun ini kau berhasil membawaku dengan semu,
pada sebuah ujung yang sedikit berdebu..Tapi tak lupa kau membawakanku kemucing
dari buffet itu dan membersihkannya untukku.
Ya, seperti itulah dirimu. Yang aku tahu.
Sudah lama aku menanti, sendiri berteman sepi. Kau mengerti
dan pasti datang dengan wajah berseri. Tak seharusnya aku menuliskan ini, tapi
aku takut kisah ini hilang kemudian pergi tak kembali, meski aku tahu tak ada
yang kekal abadi kecuali Ilahi.
Comments